📰 Berita Terbaru

UIN Mataram Perkuat Kolaborasi Moderasi Beragama di Asia Tenggara

📅 29 Mei 2026

Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Dosen dan Mahasiswa

📅 28 Mei 2026

RMB UIN Mataram Gelar Diskusi Publik Moderasi dan Perdamaian

📅 27 Mei 2026
📄 Call for Paper

Tahiro Journal

Vol. 1 No. 2 Tahun 2026

Moderasi Beragama,
Perdamaian, Dialog Antaragama

Deadline Pengiriman 30 Mei 2026
📅 AICRM 2026

The 2nd Annual International Conference on Religious Moderation

10–11 Oktober 2026
Mataram, Indonesia

134 Hari
15 Jam
42 Menit
07 Detik
📢 Pengumuman
📢

Pengumuman Hasil Seleksi Call For Paper AICRM 2026

📅 28 Mei 2026
📝

Pendaftaran Peserta AICRM 2026 Dibuka

📅 27 Mei 2026
📚

Buku Panduan Author Tahiro Journal

📅 25 Mei 2026
Berita  

Perkuat Kolaborasi Regional, DEMA UIN Mataram Ambil Bagian dalam Rakorwil DEMA PTKIN di UIN SATU Tulungagung

Tulungagung – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Mataram mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) wilayah Jawa–Nusa Tenggara yang digelar di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026).

Rakorwil tersebut mengangkat tema “Ekoteologi untuk Aksi Nyata: Menjawab Krisis Lingkungan dan Peradaban di Era Mahasiswa”, yang menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam merespons isu kerusakan lingkungan melalui pendekatan keagamaan.

Forum ini diikuti oleh perwakilan DEMA dari berbagai PTKIN di wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, dengan agenda utama memperkuat koordinasi organisasi, merumuskan program kerja bersama, serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan sosial dan ekologis.

Partisipasi DEMA UIN Mataram menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan memperkuat kontribusi mahasiswa dalam isu-isu nasional, khususnya terkait lingkungan hidup. Dalam diskusi yang berlangsung, konsep ekoteologi menjadi salah satu fokus utama sebagai pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Pendekatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong penguatan perspektif ekoteologis dalam praktik kehidupan beragama. Kebijakan ini menempatkan isu lingkungan sebagai bagian integral dari tanggung jawab spiritual dan sosial umat beragama.

Ketua DEMA UIN Mataram Ahmad Hilman Halim menilai Rakorwil ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempertegas peran strategisnya.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam wacana, tetapi juga menghadirkan aksi nyata dalam menjawab krisis lingkungan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Selain rapat koordinasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi tematik dan penyusunan rekomendasi bersama yang diharapkan dapat menjadi panduan gerakan DEMA PTKIN ke depan, khususnya dalam mendorong gerakan berbasis ekoteologi di lingkungan kampus dan masyarakat.

Melalui keterlibatan dalam Rakorwil ini, DEMA UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun gerakan mahasiswa yang responsif terhadap isu lingkungan dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dukung Program MBG
Dukung MBG 🇮🇩
Apakah Anda mendukung Program Makan Bergizi Gratis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045?
Terima Kasih
Dukungan Anda sangat berarti untuk masa depan generasi Indonesia.