admin  

Service Motor Gratis : Bentuk Kepedulian Nyata Bagi Warga Kampus, DEMA UIN Mataram Hadirkan Service Motor Gratis untuk Mahasiswa

Mataram, 24 Mei 2026 — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Mataram bekerja sama dengan Daya Motor melaksanakan kegiatan service motor gratis bagi mahasiswa dan civitas akademika UIN Mataram.

Kegiatan yang dimulai sejak 20 Mei 2026 tersebut berlokasi di Parkiran Research Center UIN Mataram dan menjadi salah satu program pelayanan mahasiswa yang disambut antusias oleh civitas akademika kampus.

Sejak pagi hari, mahasiswa mulai memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan service kendaraan roda dua secara gratis. Program ini menghadirkan layanan berupa ganti oli dan detailing rangka motor bagi mahasiswa dan civitas akademika sesuai kategori kendaraan yang telah ditentukan.

Adapun layanan tersebut dikhususkan bagi beberapa tipe kendaraan Honda, seperti Beat tahun 2020–2023, Scoopy tahun 2020–2023, serta Genio tahun 2019–2023 sesuai kategori layanan yang telah ditentukan oleh panitia dan pihak Daya Motor.

Tidak hanya layanan ganti oli dan detailing rangka, pihak panitia bersama Daya Motor juga memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan mahasiswa yang mengalami keropos rangka motor. Bagi mahasiswa atau civitas akademika yang motornya mengalami keropos rangka pada spesifikasi kendaraan yang telah ditentukan, pihak panitia akan membantu proses penggantian rangka tanpa dipungut biaya satu rupiah pun.

Presiden Mahasiswa UIN Mataram, Ahmad Hilman Halim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata DEMA terhadap kebutuhan mahasiswa, khususnya di tengah kondisi ekonomi mahasiswa yang cukup beragam.

“Program seperti ini tentu sangat membantu mahasiswa. Kita memahami bahwa tidak semua mahasiswa memiliki kondisi finansial yang cukup untuk melakukan service kendaraan secara rutin. Minimal dengan adanya ganti oli gratis dan detailing rangka ini, sedikit banyak bisa meringankan kebutuhan teman-teman mahasiswa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa DEMA UIN Mataram ingin menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh mahasiswa, bukan sekadar kegiatan seremonial semata.

“Mahasiswa hari ini tidak hanya membutuhkan ruang aspirasi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata. Karena itu kami ingin DEMA hadir lebih dekat dan bisa memberikan manfaat langsung bagi civitas akademika,” tambahnya.

Ahmad Hilman Halim juga menepis anggapan bahwa kegiatan tersebut hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu.

“Tidak benar kalau kegiatan ini hanya untuk segelintir orang. Siapa pun mahasiswa atau civitas akademika yang membawa motor sesuai persyaratan pasti kami layani, dan tidak dipungut biaya satu rupiah pun,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi budaya pelayanan di lingkungan kampus.

“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya menjadi agen perubahan. Kita juga harus mandiri, saling membantu, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi banyak orang, sekecil apa pun itu,” tutup Ahmad Hilman Halim.

Sementara itu, salah satu teknisi dari pihak Daya Motor, Arya, menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi seperti ini sangat positif karena mampu membantu mahasiswa dalam perawatan kendaraan sehari-hari.

“Kami melihat antusias mahasiswa sangat luar biasa. Banyak mahasiswa merasa terbantu dengan adanya program service gratis ini, apalagi kendaraan menjadi kebutuhan utama mahasiswa untuk aktivitas kuliah setiap hari. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan langsung,” ujarnya.

Arya juga menjelaskan bahwa setiap harinya layanan service gratis hanya menerima sekitar 15 hingga 20 unit motor karena terdapat 3 montir yang standby di lokasi kegiatan untuk melayani mahasiswa secara maksimal.

Karena tingginya antusias peserta, mahasiswa yang belum mendapatkan giliran service pada hari tersebut diarahkan untuk kembali mengikuti layanan pada hari berikutnya selama kegiatan masih berlangsung.

Salah satu mahasiswa peserta service gratis, Titania, mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram, mengaku sangat terbantu dengan adanya program yang dilaksanakan oleh DEMA UIN Mataram bersama Daya Motor tersebut.

“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat bagus dan benar-benar membantu mahasiswa. Kadang mahasiswa ingin service motor tapi harus mikir biaya lagi, apalagi motor dipakai setiap hari untuk kuliah. Jadi ketika ada program gratis seperti ini tentu sangat meringankan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan pelayanan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena manfaatnya langsung dirasakan oleh mahasiswa di lingkungan kampus.

Sementara itu, salah satu pegawai cleaning service di lingkungan UIN Mataram, Pak Irwan, turut mengapresiasi kegiatan service motor gratis yang dilaksanakan oleh DEMA UIN Mataram.

“Bagus sekali kegiatan seperti ini. Tidak hanya mahasiswa, kami yang bekerja di kampus juga merasa terbantu. Apalagi kendaraan itu kebutuhan utama untuk pergi bekerja setiap hari. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena manfaatnya nyata,” ungkapnya.

Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan kampus dan civitas akademika secara luas.

Selain menjadi agenda pelayanan gratis, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara mahasiswa dan mitra eksternal kampus dalam membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, DEMA UIN Mataram berharap budaya pelayanan, kepedulian, dan kerja sama dapat terus tumbuh di lingkungan kampus serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika.